Jelaskan peran Indonesia di ASEAN khususnya dalam menjalin kerja samakepemudaan dengan mengadakan temu karya pemuda!Jawab:​.

Jelaskan peran Indonesia di ASEAN khususnya dalam menjalin kerja sama
kepemudaan dengan mengadakan temu karya pemuda!
Jawab:​.

Jawaban:

Indonesia merupakan salah satu negara anggota ASEAN yang berperan penting dalam menjalin kerja sama kepemudaan di kawasan tersebut. Salah satu cara yang dilakukan Indonesia untuk menjalin kerja sama kepemudaan dengan negara-negara lain di ASEAN adalah dengan mengadakan temu karya pemuda.

Temu karya pemuda adalah suatu forum yang diadakan untuk memfasilitasi pertukaran ide dan pemikiran antara pemuda dari negara-negara di ASEAN. Melalui temu karya pemuda ini, pemuda dari berbagai negara dapat bertemu dan berdiskusi mengenai masalah-masalah yang dihadapi oleh pemuda di kawasan ASEAN, serta cara-cara untuk mengatasinya. Selain itu, temu karya pemuda juga dapat digunakan sebagai wadah untuk menyepakati kerja sama kepemudaan yang lebih luas di antara negara-negara di ASEAN.

Dengan mengadakan temu karya pemuda, Indonesia berperan penting dalam menjalin kerja sama kepemudaan di kawasan ASEAN. Selain itu, Indonesia juga memiliki peran penting dalam mengembangkan kerja sama kepemudaan di ASEAN melalui program-program yang difasilitasi oleh ASEAN Youth Cooperation (AYC). AYC adalah sebuah forum yang dibentuk oleh ASEAN untuk memfasilitasi pertukaran pemuda di kawasan ASEAN, termasuk melalui program-program pelatihan, pertukaran pelajar, dan lain-lain. Dengan demikian, Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam menjalin kerja sama kepemudaan di kawasan ASEAN.

Jawaban:

1. Penggagas Lahirnya ASEAN

Indonesia menjadi salah satu penggagas lahirnya organisasi ini. Kala itu, Indonesia diwakilkan oleh Menteri Luar Negeri Adam Malik dengan visi Indonesia membentuk ASEAN yang mampu membuat kawasan Asia Tenggara berdiri di atas kaki sendiri dan mempertahankan diri dari pengaruh negatif di luar kawasan.

2. Meluncurkan Gagasan Pembentukan Komunitas Keamanan ASEAN

Berdasarkan buku 'PKN. Pend. Kewarganegaraan' terbitan Grasindo, Indonesia juga meluncurkan gagasan untuk membentuk komunitas keamanan ASEAN. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Indonesia kala itu Hasan Wirayudha.

3. Menjadi Penengah Konflik dan Perang

Dikutip dari buku 'PKn Harmoni Berkebansaan' karya Rani R Moediarta, peran Indonesia dalam ASEAN di bidang politik, yakni menjadi penengah dalam konflik dan perang sipil di Kamboja. Indonesia mengundang empat fraksi Kamboja yang bertikai untuk melakukan pertemuan di Jakarta.

Dalam pertemuan itu, mereka membahas perdamaian dan pemulihan hubungan. Dari sana, pertemuan berlanjut ke Konferensi Paris untuk Kamboja yang diikuti oleh 19 negara.

Indonesia dan Prancis menjadi pemimpin konferensi tersebut. Dari pertemuan itu dihasilkan keputusan pembentukan Dewan Nasional Kamboja demi mengakhiri konflik.

4. Kerja Sama Produksi Makanan Halal

Indonesia bekerja sama dengan Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam dalam penanganan dan produksi makanan daging halal. Dari kerja sama ini dihasilkan pedoman persatuan kementerian terkait ini.